Bismillaahirrahmaanirrahiim

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan"

Laman

Minggu, 13 Mei 2012

Bukan Lagu Galau

Share
Kata The Rain :
"Maju jagoan muda, bicara lewat karyamu
Selalu jaga api semangatmu
Maju jagoan muda, buktikan jejak langkahmu
Waktu tak bisa menghapuskanmu

Para jagoan muda bukan orang-orang yang sok jago,
tapi orang-orang yang memilih untuk bicara lewat karya,
orang-orang biasa dengan mimpi, usaha, dan tekad yang luar biasa,
bersenjatakan mimpi, hadapi dunia"

Kata Tipe X :
"Sudah saatnya bangun dari semua mimpi-mimpi
Sudah saatnya berdiri di kaki sendiri
Sudah saatnya tuk coba mulai perbaiki
Jangan tumpuk keinginan dan simpan di hati"

Kata Bapak H. Rhoma Irama :
"Masa muda masa yang berapi-api"

Kata Bunda Orker Nur El Suraya :
"Wahai pemuda harapan ummat 
Juga pemudi kuntum melati 
Bekerja bekerja sebelum terlambat 
Taburkan jasa sebelum mati 
Jika ayah bunda sudah pergi 
Kamulah pembela agama dan bangsa 
Menjadi bintang di malam hari
Menjadi pagar sepanjang masa 
Tapi jasamu wahai pemuda 
Tidakkan lapuk dimakan masa"

Kamis, 16 Februari 2012

Tentang Cinta

Share
Aku ingin berbagi padamu teman. Tentang kisah cinta. Ya, kisah cinta, Seperti yang biasa dibicarakan remaja-remaja tanggung lainnya. Kau tahu apa itu cinta sejati?
Ah, nanti sajalah kau jawab pertanyaanku ini.

Bandung, 7-11 Februari 2012.
Seperti biasa, aku berdiri di depan seonggok pekerjaan yang kupikul. Kadang berlari, kadang berjalan, kadang istirahat, kadang tertawa, tetapi lebih sering menangis. Kau tau, tangisan laki-laki itu bisa juga diekspresikan dengan senyuman getir. Ya seperti itulah yang sering kulakukan, tersenyum getir. Bukan cengeng, aku menangis karena kerinduanku pada perempuan yang sangat kucintai itu, Aku menangis karena aku merasa, aku sering mengecewakannya. Terlebih lagi ol.akademik kontennya sudah di update.

Bandung,  11 Februari 2012.
“kang, tubuh akang panas banget, ane anterin pulang deh kang, atau mau ke dokter sekalian” kata teman setimku. “ah gak apa-apa kok, cuma demam” jawabku seadanya. “Beneran kang, panas pisan, mata akang udah merah gitu, ayo, ane anterin” (sambil menarik tanganku dengan paksa). Akhirnya kami pergi ke dokter.
“kamu harus istirahat rosy, demam bukan penyakit yang bisa dianggap sepele, lagian panas badanmu sudah sangat tinggi” perintah dokter,
(waah, jangan panggil rosy dokter, panggilanku andre “-_-)
“baik bapak”  jawabku.

Bandung, 11-13 Februari 2012.
Aku bosan dengan tempat tidurku….

Bandung, 13 Februari 2012, pagi sampai sore.
Kupaksakan kakiku melangkah ke kampus, bukan karena aku tidak sayang tubuhku. Tetapi lebih karena aku sudah muak mematung tak karuan didalam kamar 3X5 meter itu.
Seperti biasa, hari itu kuisi dengan berusaha menyantap kata-kata tingkat tinggi yang terlontar dari dosen-dosenku. Ah, aku tidak bisa konsentrasi. Badanku saat ini terlalu lemah menahan gaya berat dari kepalaku. Yah, jadilah hari itu aku tidur saja dikelas.

Bandung, 13 Februari 2012, sore.
“(tok-tok-tok) andre, ada tamu” kata ibu kosku sambil tersenyum.
“iya bu”
Alangkah terkejutnya aku. Ternyata tamu itu adalah perempuan itu. Ya orang membuatku menangis akhir-akhir ini, dan juga lelaki luar biasa itu.
“Waaaaah, papa, mama….” (bagian ini ga usah kuceritain, karena lelaki sekalipun juga bisa jadi anak kecil kembali)

Bandung, 13 Februari 2012, malam.
“wah, mama & papa kok ga ngomong-ngomong kalau mau dateng hehe”
“biar surprise datuak (panggilanku dikampung halamanku), kebetulan papa lagi ada tugas dinas ke Jakarta, mama mu nih, beliau kangen banget katanya, sampai rela beli tiket mendekati hari keberangkatan”
“wah sampai segitunya ma… (terharu)”
“iya, soalnya mama kangen & khawatir sama datuak, mama ada feeling jelek kalau putra mama yang kuat ini lagi sakit dan lagi banyak masalah, dugaan mama makin kuat waktu dengerin suara datuak dari telp datuak terakhir meskipun datuak bilang baik-baik saja,  eh ternyata emang lagi sakit & banyak masalah keliatannya, sini certain ke mama :)”
(ya Allah, hanya dengan ngedengerin suaraku lewat telp beliau udah tau kondisiku, didepan ibunya, seorang anak memang tidak bisa berbohong).
Ya, seperti anak kecil, aku bercerita apa adanya, kuliah, ngeluh ini, ngeluh itu, ingin ini, ingin itu.
komentar mereka cuma satu : “datuak, kamu anakku yang kuat”, menghapus semua keluh kesah ku.

  Bandung, 14 Februari 2012, pagi.
“Datuak, kami pulang dulu ke padang ya, pesawat  jam 1 nih, belajarlah dari apa yang kau lihat, dengar & rasakan”
“iya pa, ma :(“
aku kembali kekosan, membuka isi kresekan hitam peninggalan papa, mamaku. Wah ternyata mama, papaku menghadiahiku “ingin ini, ingin itu” yang kuceritain ke mereka tadi malam. Ga semua ingin ini-ingin itu yang ku certain sih dibeliin, tapi cukup membuat air mataku hampir tumpah (menangisku adalah tersenyum getir, kalau sudah hampir tumpah air mataku, itu level terharunya adalah tingkat akut, apalagi kalau sampai tumpah air mataku). Kapan mereka membelinya? Jangan-jangan malam tadi ketika aku tertidur, ah, aku menyesal mengoceh yang tidak penting terlalu banyak.
Akhirnya air mataku tumpah, setelah kuketahui ternyata ibuku juga sedang sakit.

Kalau ada yang bertanya padaku tentang cinta sejati, maka aku jawab “tanyakan pada ibu dan bapakmu”

Ya, Jika kau ingin tahu apa itu cinta sejati, tanyakan pada ibu & bapakmu,
Ya pada ibu dan bapakmu,
Banyak yang berkata ke pacarnya, "hidupku tidak berarti tanpa dirimu sayang", lalu kamu kemanakan kasih sayang orang tuamu? Kamu kemanakan ibu dan bapakmu yang selama ini membuat kamu berarti?
Banyak yang berkata ke pacarnya, "aku akan selalu menjagamu, menyayangimu, mencintaimu dan kata-kata bermajas tinggi lainnya"
pertanyaannya simple, sudahkah kamu mengucapkan kalimat tersebut ke orang tuamu yang jelas-jelas selalu menjagamu, menyayangimu dan mencintaimu?
jika kamu seperti itu, sumpah itu gila,
Ya, itu gila, bagaimana mungkin seseorang 'yang baru kamu kenali' (yang kamu sebut pacar) lansung menempati posisi paling atas yang mengisi hatimu, bahkan mengalahkan Tuhanmu?
itu gila,
Mau marah? marah saja, aku tidak akan menanggapi orang gila, karena orang gila itu tidak menyadari kalau dia itu gila

Maaf, ini hanya ocehan pemuda yang terlalu muda untuk berbicara soal cinta sejati,

Selasa, 20 September 2011

Lakukan Apa yang Disampaikan

Share
Beberapa orang kadang menjadikan QS Ash Shaff 2-3 sebagai alasan belum siap menjadi mentor atau hanya sekadar menyampaikan kebaikan.

Tapi Rasuulullaah SAW juga bersabda :
"Sampaikanlah kebaikan walaupun belum kau lakukan dan berantas kemunkaran walaupun belum kau jauhi” (HR.Tirmidzi)

Dan ternyata, Al Quran menjawab lagi :
“Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab (Al Quran), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh mereka yang melaknat” (QS Al Baqarah: 159)

bandingkan dengan terjemahan QS Ash Shaff 2-3
“Wahai orang-orang beriman, mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS Ash Shaff 2-3)

QS As-Shaff ayat 2 sampai 3 bukan melarang kita untuk BERBICARA dan MENYAMPAIKAN, tetapi agar kita MELAKUKAN apa yang kita bicarakan dan kita sampaikan,
Laknat bagi yang tidak menyampaikan, dan benci bagi yang mengatakan yang tidak dikerjakan. Jadi, pilihannya hanya satu "Lakukan Apa yang Disampaikan!"

http://aisyahkecil.wordpress.com/2010/06/07/melakukan-yang-disampaikan/